Didier Deschamps Geram Lihat Permainan Prancis di Split

2 weeks ago 2
ARTICLE AD BOX

Football5Star.net, Indonesia – Didier Deschamps tak dapat menyembunyikan kekecewaan dan kekesalannya setelah timnas Prancis kalah 0-2 dari timnas Kroasia di Stadion Poljud, Split, pada leg I perempat final UEFA Nations League A 2024-25, Jumat (21/3/2025) dini hari WIB. Dia geram karena Les Bleus tampil buruk pada babak pertama.

Deschamps sangat geram karena semua gol Kroasia memang tercipta pada babak pertama. Gawang Mike Maignan dijebol Ante Budimir pada menit ke-26 dan Ivan Perisic pada menit pertama injury time. Sebelumnya, lawan mendapatkan penalti. Untungnya, eksekusi Andrej Kramaric mampu dimentahkan Maignan.

Timnas Prancis kalah 0-2 di kandang timnas Kroasia.Getty Images

“Kami memulai laga dengan baik, tapi ada beberapa kesalahan teknis. Kami memberi lawan peluang-peluang untuk menyakiti kami. Babak kedua jauh lebih baik,” urai Didier Deschamps seperti dikutip Football5Star.net dari Le Figaro. “Mike Maignan menyelamatkan penalti, kemudian, mereka punya sederet peluang.”

Lebih lanjut, dia mengeluhkan kreativitas yang lemah. “Sejak kami membuat terlalu banyak kesalahan teknis, kreativitas bukan hanya soal lini tengah. Ini juga jadi masalah di pertahanan. Ada banyak pemain yang punya kammpuan itu dan seharusnya mampu menyeimbangkan tim,” kata Deschamps lagi.

Didier Deschamps bersama Adrien Rabiot.Getty Images

Optimisme Didier Deschamps

Satu-satunya hal yang membuat Didier Deschamps agak lega dan tetap optimistis menatap leg I di kandang sendiri pada Senin (24/3/2025) dini hari WIB adalah perbaikan performa pada babak kedua. Dia menilai Kylian Mbappe cs. mampu menyerap kritik dan perubahan yang dilakukannya saat berada di ruang ganti.

“Kami memperbaiki situasi pada babak kedua dengan kontrol lebih baik, menghadapi lawan yang sangat kompak. Kami menunjukkan kecerdikan dan memperoleh beberapa peluang, tapi tak dapat mencetak gol. Kami gagal menemukan efisiensi dalam hal itu,” ujar pelatih yang akan mundur selepas Piala Dunia 2026 tersebut.

Penampilan timnas Prancis mengecewakan Didier Deschamps.Getty Images

Dia menambahkan, “Kami akan melakukan segalanya untuk memenangi leg II dengan target lolos ke semifinal. Tentu saja, untuk membalikkan keadaan, kami harus lebih efisien dan melakukan segalanya dengan jauh lebih baik. Para pemain tahu telah membuat kesalahan. kami harus lebih baik untuk meraih hasil bagus pada Minggu nanti.”

Untuk mewujudkan misi tersebut, timnas Prancis punya satu pengalaman bagus. Pada play off Piala Dunia 2014, Les Bleus juga menelan kekalahan 0-2 pada leg I di kandang Ukraina. Namun, mereka kemudian mampu membalikkan keadaan dengan menang 3-0 pada leg II di kandang sendiri, Stade de France.

Read Entire Article