ARTICLE AD BOX
Football5Star.net, Indonesia – Kemenangan 1-0 yang diraih timnas Arab Saudi atas timnas Cina pada matchday VII Putaran III Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sangat disyukuri Herve Renard. Dia lega karena Al Suqour akhirnya memutus rentetan 4 laga tanpa kemenangan di ajang tersebut.
Arab Saudi menang 1-0 di kandang sendiri saat menjamu Cina berkat gol tunggal Salem Al Dawsari pada menit ke-50. Sepanjang laga, mereka begitu dominan dengan melepaskan 18 tembakan dan penguasaan bola mencapai 79%. Sebelumnya, Al Suqour menelan kekalahan dari Jepang dan Indonesia serta imbang dengan Bahrain dan Australia.

“Hari ini, kami senang. Kami seharusnya bisa memanfaatkan dengan lebih baik peluang yang didapatkan dan menghindari tekanan seperti yang dialami pada akhir pertandingan. Namun, kemenangan ini penting setelah periode performa buruk di kualifikasi Piala Dunia,” urai Herve Renard seperti dikutip Football5Star.net dari Kooora.
Pelatih asal Prancis yang kembali menangani Arab Saudi pada akhir tahun lalu itu menambahkan, “Sejak awal, kami unggul dalam penguasaan bola. Setelah kami mencetak gol, Cina mundur dan kami tak mampu menembus pertahanan mereka secara efektif. Saya pikir, andai mencetak gol kedua, kami akan mampu menambah skor.”

Kritik Herve Renard
Berkat kemenangan atas timnas Cina, timnas Arab Saudi kini menghuni posisi ke-3 dengan 9 poin. Anak-anak asuh Herve Renard unggul 3 angka atas Indonesia, Bahrain, dan Cina, serta hanya terpaut 1 poin dari Australia yang kokoh di posisi ke-2 setelah menang 5-1 atas Indonesia di Sydney.
Mengenai persaingan dengan Australia dalam memperebutkan satu tiket langsung yang tersisa dari Grup C, Renard melontarkan kritik. “Selama kualifikasi ini, kami tidak mencetak banyak gol. Ada perbedaan besar dalam selisih gol antara kami dan Australia. Selisih gol mereka +5, sedangkan kami -2,” ucap dia.

Secara implisit, pelatih yang sempat menangani timnas wanita Prancis sebelum kembali menangani timnas Arab Saudi itu menyebut pertemuan langsung dengan Australia pada matchday terakhir akan jadi penentu. Fokusnya kini adalah melanjutkan kemenangan yang diraih atas Cina.
“Kemenangan yang diraih Australia tak membuat kami tertekan. Tekanan justru datang dari posisi kami dan kebutuhan kami untuk memenangi semua pertandingan. Kami akan menghadapi Jepang dan Bahrain sebelum bersua Australia,” kata pria berumur 56 tahun tersebut.