Patrick Kluivert Usai Taktiknya Dikritik: Mudah Menyalahkan karena Hasil

2 weeks ago 2
ARTICLE AD BOX

Football5Star.net, Indonesia – Pelatih Patrick Kluivert bereaksi usai mendapatkan kritikan karena taktiknya melawan Australia. Dia tak masalah akan hal tersebut, meski memang banyak yang menghakimi hanya karena hasilnya.

Dalam pertandingan matchday ketujuh Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu, timnas Indonesia sejatinya memulai dengan baik. Bahkan, Garuda dapat kesempatan emas membuka skor melalui penalti menit kedelapan andai eksekusi Kevin Diks tak mengenai mistar gawang.

 Mudah Menyalahkan karena Hasil@Socceroos

Setelah gagal, Martin Boyle, Nishan Velupillay, Jackson Irvine, Lewis Miller secara gantian jebol gawang Maarten Paes. Ole Romeny sempat memperkecil kedudukan menit ke-78. Tetapi, gol Jackson Irvine menit ke-90 mengakhiri kemenangan 5-1 Australia atas Indonesia.

Patrick Kluivert sendiri menerapkan taktik dalam pertandingan itu. Dia tetap memakai formasi awal 3-4-2-1, formasi yang juga sering dipakai Shin Tae-yong. Hanya memang, Indonesia bersamanya lebih main agresif. Beda dengan era STY yang memulai laga dengan permainan pasif. Namun memang agresifnya permainan itu malah menyisakan lubang di lini belakang.

“Sangat mudah mengatakan karena hasil ini, saya pikir tiga pemain belakang bisa lebih bagus. Mengapa saya melakukan pilihan ini karena di sisi kiri Calvin dan Jay bermain bagus,” kata Patrick Kluivert.

Patrick Kluivert Tak Mau Salahkan Siapa Pun

 Mudah Menyalahkan karena HasilGetty Images

Patrick Kluivert tak mau menyalahkan pemainnya meski ada beberapa hal yang jadi sorotan. Seperti kegagalan Kevin Diks eksekusi penalti, hingga Nathan Tjoe-A-On yang menyebabkan Indonesia kejebolan dua gol.

“Tetapi ini adalah usaha tim. Terlalu mudah untuk menyalahkan pemain tertentu dan saya tak ingin melakukannya. Ini tentang tim. Seperti yang saya bilang dari awal kami mendominasi dan jika penalti Kevin masuk, laga akan berbeda. Saya yakin soal ini,” tuntas Kluivert.

Read Entire Article