ARTICLE AD BOX
Football5Star.net, Indonesia – Ruben Amorim memberikan klarifikasi soal pernyataannya setelah laga Manchester United vs Fulham pada babak V Piala FA 2025, Senin (3/3/2025) dini hari WIB. Dia menyampaikan klarifikasi setelah mendapatkan kritik dari eks penyerang Red Devils, Wayne Rooney.
Man. United harus menerima kenyataan gagal lolos ke perempat final Piala FA setelah kalah 3-4 dari Fulham dalam adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Selepas pertandingan, Amorim secara implisit menyebut Piala FA memang bukan target Red Devils.

“Target kami adalah menjuarai Premier League. Saya tahu kami mengalami beberapa kekalahan, tapi tarrget tetap menjuarai Premier League lagi. Saya tak tahu akan butuh berapa lama. Kami punya target dan akan terus mengejarnya, apa pun yang terjadi,” urai Ruben Amorim seperti dikutip Football5Star.net dari BBC.
Pernyataan itu dicibir Rooney. “Dia bilang menjuarai Premier League. Bagaimana mereka bisa bersaing? Saya kira merangkak lebih tinggi di klasemen adalah langkah berikutnya bagi mereka,” ujar Rooney. “Saya kira agak naif untuk mengatakan mereka mengejar juara Premier League karena posisi mereka saat ini sangat jauh dari hal itu.”

Klarifikasi Ruben Amorim
Kritik Wayne Rooney langsung mendapatkan tanggapan dari Ruben Amorim. Pria asal Portugal itu memberikan klarifikasi dengan menegaskan, juara Premier League yang dimaksudnya bukanlah untuk musim ini. Menurut dia, juara Premier League adalah target utama Manchester United yang kali terakhir melakukannya pada 2013.
“Itu memang targetnya. Naif itu adalah berpikir kami akan melakukannya musim ini atau jadi penantang terbaik untuk musim berikutnya,” ucap Amorim. “Target kami adalah juara Premier League. Mungkin tidak dengan saya. Namun, target kami sebagai klub adalah juara Premier League seperti masa lalu dengans egmua kejayaan bersama para legenda besar klub ini,” kata Amorim lagi

Lebih lanjut, eks pelatih Sporting CP yang didatangkan setelah erik ten Hag dipecat itu menandaskan dirinya tidak sedang berhalusinasi. Dia berucap, “Kami ingin berbuat lebih baik dan kami tahu sedang berada pada situasi sulit pada saat ini. Saya juga tidaklah naif. Itu sebabnya, saya berada di sini, pada usia 40 tahun, melatih Manchester United.”
Seiring kegagalan di Piala FA, sebetulnya Man. United masih punya kans merebut trofi pada musim ini. kans terbesar mereka tentu saja bukan di Premier League karena saat ini terpaut 33 poin dari sang pemuncak klasemen, Liverpool. Kans Red Devils ada di Liga Europa. Mereka akan menjalani babak 16 besar dengan melawan Real Sociedad.