ARTICLE AD BOX
Football5Star.net, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi tetap bangga dengan para pemainnya setelah hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan Napoli (2/3/25). Apalagi dengan jadwal padat dan badai cedera yang mereka dapatkan.
Inter hampir memperlebar jarak di puncak klasemen menjadi empat poin setelah Federico Dimarco mencetak gol cantik lewat tendangan bebas. Namun kemenangan buyar ketika Philip Billing mencetak gol di menit ke-87. Inzaghi tetap bangga dengan para pemainnya.

“Itu adalah pertandingan yang sulit, babak pertama berjalan seimbang, sementara kami memiliki beberapa masalah setelah jeda dan Napoli menekan kami, tetapi kami harus ingat bahwa ada lawan yang tangguh dan jelas memiliki kaki yang lebih segar daripada kami,” kata Inzaghi seperti dilansir Football5Star dari Football Italia.
“Meskipun demikian, kami seharusnya bermain lebih baik dalam insiden gol itu. Kami kehilangan Dimarco karena masalah otot dan harus memindahkan Dumfries ke sayap kiri, para pemain saya memberikan semua yang mereka miliki, mengingat kami bermain di perempat final Coppa Italia pada Selasa malam.
“Kami terus maju, ini adalah musim yang sangat seimbang dengan tim-tim kuat di sana, Napoli, Atalanta, Juventus, dan Lazio semuanya menjalani musim yang hebat.”
Simone Inzaghi Jelaskan Strateginya di Babak Kedua

Inter datang ke laga ini tanpa 3 wingback-nya karena cedera dan Dimarco harus ditarik keluar pada awal babak kedua juga karena cedera, membuat Denzel Dumfries menjadi satu-satunya wingback yang Inzaghi punya.
Inter bermain dengan 4-4-2 setelah Dimarco ditarik keluar, tapi itu tak bertahan lama dan Inzaghi kembali memainkan 3-5-2 dengan Dumfries dipaksa bermain sebagai wingback kiri. Inzaghi menjelaskan alasannya.
“Para pemain mencoba saling membantu, Napoli meningkatkan tempo di babak kedua, kami juga melihat mereka melakukannya baru-baru ini,” kata Inzaghi.
“Awalnya saya memutuskan untuk menggunakan formasi 4-4-2, tetapi mereka menempatkan Politano dan Spinazzola di sayap, jadi saya ingin menjaga sisi sayap tersebut tetap terlindungi, menempatkan Dumfries sebagai wingback kiri dan Pavard di kanan.
“Dumfries awalnya akan tetap di kanan untuk formasi 4-4-2, tetapi kami melihat Napoli mempertahankan lebar itu dan lebih memilih untuk melanjutkan dengan formasi 3-5-2, memindahkan Dumfries ke sisi sayap (kiri).”