Bruno Lage Tak akan Ubah Banyak Strategi untuk Lawan Barcelona

3 weeks ago 8
ARTICLE AD BOX

Football5Star.net, Indonesia – Pelatih Benfica, Bruno Lage menegaskan bahwa dirinya tidak akan merubah pendekatannya untuk laga leg kedua babak 16 besar melawan Barcelona (12/3/25). Lage percaya Benfica akan bisa menang jika bermain seperti dua pertemuan sebelumnya lawan Blaugrana.

Benfica takluk 0-1 pada leg pertama di kandang sendiri walaupun bermain melawan 10 pemain sejak awal laga. Namun perlu diakui hal ini juga karena performa on fire kiper Barca Wojciech Szczesny.

Kedua tim juga bertemu di babak grup dan Barcelona menang 5-4 di laga itu. Walaupun kalah dua kali, Lage hanya akan merubah sedikit strateginya dari kedua laga itu untuk laga di Montjuic nanti.

Barcelona vs Benfica - Javier Saviola - 16 besar Liga Champions - IstimewaIstimewa

“Pendekatannya mirip dengan dua pertandingan sebelumnya melawan Barca, mungkin dengan beberapa nuansa berbeda dalam strateginya. Barca suka menguasai bola, bermain dalam, mencari peluang satu lawan satu, menekan,” ucap Lage seperti dilansir Football5Star dari Barca Universal.

“Bagi kami, yang terpenting adalah menciptakan peluang, itu menentukan, tetapi kami harus memiliki kualitas untuk memanfaatkannya. Kembali ke lapangan akan memberi kami banyak prestise.

“Kami merasa bahwa kami bisa memenangkan dua pertandingan sebelumnya karena kami menciptakan banyak peluang dan kami yakin bahwa kami bisa melakukannya sekarang.

“Kami akan terus melakukan hal-hal yang baik, kami ingin melanjutkan dua pertandingan sebelumnya melawan Barca yang merupakan tim hebat, dengan pemain-pemain berkualitas tinggi, mereka adalah satu-satunya tim yang tidak pernah kalah pada tahun 2025.”

Bruno Lage Soal Raphinha

Barcelona -- Hansi Flick - Raphinha gacor - IStimewa 2Istimewa

Alih-alih memilih pemain secara individu, Lage lebih suka menganalisis Barcelona sebagai unit kolektif. Walaupun dia mengakui ada beberapa pemain yang menonjol seperti Raphinha.

“Saya kenal Raphinha dari Sporting de Portugal dan Leeds, dia melakukan pekerjaan yang hebat di Barcelona, ​​​​siapa tahu dia bisa memenangkan Ballon d’Or,” ujarnya.

“Lamine Yamal? Salah satu yang terbaik di dunia, tetapi strategi kami bukan untuk fokus pada satu pemain. Ada Lewandowski, Pedri, yang saya suka di lini tengah, Szczesny yang merupakan yang terbaik di leg pertama.”

Read Entire Article