ARTICLE AD BOX
Football5Star.net, Indonesia – Setelah menanti sekian lama, Mika Biereth mendapatkan panggilan membela timnas Denmark. Pelatih Brian Riemer pada akhirnya melirik striker yang tampil apik bersama AS Monaco di Ligue 1 2024-25 tersebut untuk dua laga melawan timnas Portugal pada perempat final UEFA Nations League A.
Putusan Riemer itu pun menjadi jawaban atas tanda tanya yang menggantung selama ini. Pertanyaan itu menyangkut pilihan negara yang akan dibela Biereth. Maklum saja, selain Denmark, Biereth punya peluang membela Jerman, Inggris, dan Bosnia & Herzegovina karena ayah dan ibunya.

Menurut Riemer, Biereth memang sejak awal hanya ingin membela Denmark. “Dia merasa sangat Denmark. Keluarganya dari sisi Denmark sangat penting bagi dia. Dia selalu bermimpi membuat mereka bangga dengan membela Denmark,” kata Riemer seperti dikutip Football5Star.net dari Sport1.
Sementara itu, Mika Biereth kepada TV2 berujar, “Sangat penting untuk respek kapada negara-negara lain, tapi bagiku ini bukan putusan yang sangat sulit. Prosesnya saja yang agak lama. Kini, prosesnya sudah berakhir dan aku secara efektif telah membuat putusan. Namun, faktanya, ini bukan putusan sulit.”

Fenomena Mika Biereth
Itu bukan kali pertama Mika Biereth mengungkapkan kecenderungannya membela timnas Denmark meskipun bisa saja membela timnas Inggris atau timnas Jerman yang punya reputasi lebih mentereng. Sebelumnya, dia juga menekankan kedekatan dengan ayahnya jadi faktor utama.
“Putusanku memilih Denmark dipengaruhi hubunganku dengan ayahku. Dialah orang pertama yang mengenalkanku pada sepak bola. Jadi, ini mungkin soal membuat dia dan keluarga bangga,” kata Mika Biereth soal putusannya memilih Denmark dalam sebuah wawancara dengan Bold.

Kini, impiannya untuk membela Denmark sudah tercapai. Sudah barang tentu, para fans Denmark menginginkan dia tampil fenomenal seperti yang dilakukannya bersama Monaco. Dia mengemas 3 hat-trick dalam 8 laga awalnya di Ligue 1. Jika ditambah dengan saat membela Stum Graz, dia sudah mencetak 4 hat-trick sepanjang musim ini.
Biereth lahir dan tumbuh di Inggris. Dia lahir di London pada 8 Februari 2003. Dia pun menuntut ilmu sepak bola di akademi milik Fulham hingga hijrah ke tim U-21 Arsenal pada 2021. Hal yang menarik, kedua orang tuanya tak ada yang berdarah Inggris. Ayahnya campuran Denmark dan Jerman, sementara ibunya dari Bosnia & Herzegovina.