ARTICLE AD BOX
Football5Star.net, Indonesia – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengakui bahwa sulit untuk menerima kenyataan bahwa dirinya harus kehilangan Gabriel Magalhaes sampai akhir musim. Namun dia yakin Arsenal punya cukup senjata untuk bisa bermain tanpa pemain timnas Brasil itu.
Gabriel merupakan bagian penting dari lini pertahanan Arsenal sepanjang musim. Namun sang pemain mengalami cedera hamstring pekan lalu yang membuatnya absen hingga akhir musim.
Padahal, Arsenal baru saja mendapatkan Bukayo Saka kembali setelah 3 bulan absen. Arteta mengakui ini adalah hal yang sulit untuk diterima.

“Sulit untuk mencerna kenyataan ini karena kami baru saja mendapatkan Bukayo kembali dan kemudian kami kehilangan Gabi. Jadi memang sulit, tetapi tim bereaksi seperti yang telah terjadi sepanjang musim,” ucap Arteta seperti dilansir Football5Star dari laman resmi klub.
“Saya sangat bangga akan hal itu dan kami tahu bahwa ia akan absen cukup lama, jadi kami perlu menemukan solusi yang berbeda dan terus bersaing seperti yang telah kami lakukan sepanjang musim.
“Kami harus melakukannya karena kami telah melangkah sejauh ini dan sekarang kami memiliki bagian yang paling penting dan indah dari musim ini. Kami harus bereaksi terhadap hal-hal tersebut, dan itu berarti bahwa pemain lain akan memiliki kesempatan untuk bermain dan tim harus menemukan cara lain.
“Tidak diragukan lagi ini adalah kehilangan yang besar, tetapi kami memiliki sumber daya untuk mengatasinya.”

Mikel Arteta Soal Cedera Tiga Bek Lainnya

Permasalahan lainnya bagi Arteta adalah tiga bek lainnya yang ia miliki juga dalam kondisi yang tidak fit. Namun dia mengonfirmasi bahwa Jurrien Timber dan Ben White bisa bermain untuk lawan Everton pekan ini (5/4/25).
“Ricky (Calafiori) tidak fit, dan itu berarti dalam seminggu terakhir kami telah kehilangan empat pemain dan itu jelas merupakan tugas yang besar,” ucapnya.
“Namun mari kita lihat bagaimana Ben dan Jurrien besok, dan itu saja, kami harus terus bermain dan bersaing seperti yang telah kami lakukan. Ya ada peluang (Timber dan White bermain).”
