ARTICLE AD BOX
Football5Star.net, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola tak mau meremehkan lawan mereka selanjutkan di Piala FA, Plymouth Argyle. Pep mewaspadai beberapa hal, termasuk set piece mereka.
Plymouth lolos ke ronde kelima setelah secara luar biasa berhasil mengalahkan Liverpool 1-0. Namun patut diakui, Liverpool memainkan mayoritas pemain pelapis di laga itu.
Man City diyakini tidak akan melakukan hal yang sama mengingat jadwal mereka sudah lebih ringan karena gugur dari Liga Champions, ditambah Piala FA jadi satu-satunya kompetisi yang bisa mereka menangkan musim ini. Tapi Pep tetap mewaspadai Plymouth.

“Tidak, mereka bukan tim tidak dikenal. Ketika Anda bisa mengalahkan tim terbaik di negara ini musim ini Liverpool, dan juga Brentford, mereka bukan tidak dikenal,” ucap Pep seperti dilansir Football5Star dari laman resmi klub.
“Dan bukan hanya Liverpool. Saya melihat (beberapa) pertandingan mereka yang lain. Mereka bertahan secara agresif dengan bek sayap mereka. Transisi yang mereka lakukan dengan gelandang serang di dalam, yang terhubung dengan sangat baik.
“Dengan para penyerang di Championship, set piece adalah hal utama, dan tim Premier League belajar dari ini.
“Jumlah tendangan bebas dan tendangan sudut yang mereka hasilkan tidak seperti Premier League. Mereka solid. Sejak manajer (baru Miron Muslic) mengambil alih, hasilnya terlihat.”
Pep Guardiola: Selalu Sulit Melawan Tim Divisi Bawah

Man City lolos ke ronde ini setelah berhasil mengalahkan tim League One, Leyton Orient secara susah payah 2-1. Pep kembali menegaskan bahwa sulit melawan tim-tim dari divisi bawah.
“Kami memperkirakan pertandingan yang sulit. Kami bermain di kandang, dan itu merupakan keuntungan, pertandingan melawan Orient sangat sulit. Kami bermain berkali-kali di Carabao Cup dan Piala FA melawan tim-tim liga bawah dan mereka selalu sulit,” kata Pep.
“Apa yang dilakukan tim-tim ini, mereka melakukannya dengan sangat baik. Dan jika Anda tidak siap, Anda akan mendapat masalah. Kami memiliki peluang untuk mencapai delapan besar Piala FA lagi dan kami ingin melakukannya.”